Ketika kamu pergi
![]() |
| Dracaena Cinnabari tanaman langka yang tumbuh di kepulauan Socotra, Yaman |
![]() |
| Dracaena Cinnabari tanaman langka yang tumbuh di kepulauan Socotra, Yaman |
![]() |
| Voltaire (1694-1778) |
Sebuah dialog menarik antara Asy Syahid Said Ramadhan Al Buthi Rahimahullah dengan Muhaddits Syaikh Muhammad Nashruddin Al Albani Rahimahullah tentang ijtihad dan taqlid, yang didokumentasikan dalam kitab al-Lamadzhabiyyah Akhthar Bid’ah Tuhaddid asy-Syari’at al-Islamiyyah karya Syaikh Al Buthi Rahimahullah. Tulisan ini diposting oleh islampos.com, karena menarik dan penuh ibroh penulis tertarik untuk mereposting dalam blog. Berikut dialog tersebut, penulis turunkan dialog ini apa adanya, seperti dalam situs islampos.com Selamat menyimak.
Syaikh al-Buthi bertanya: “Bagaimana cara Anda memahami hukum-hukum Allah, apakah Anda mengambilnya secara langsung dari al-Qur’an dan Sunnah, atau melalui hasil ijtihad para imam-imam mujtahid?”
Al-Albani menjawab: “Aku membandingkan antara pendapat semua imam mujtahid serta dalil-dalil mereka lalu aku ambil yang paling dekat terhadap al-Qur’an dan Sunnah.”
Syaikh al-Buthi bertanya: “Seandainya Anda punya uang 5000 Lira. Uang itu Anda simpan selama enam bulan. Kemudian uang itu Anda belikan barang untuk diperdagangkan, maka sejak kapan barang itu Anda keluarkan zakatnya. Apakah setelah enam bulan berikutnya, atau menunggu setahun lagi?”
Al-Albani menjawab: “Maksud pertanyaannya, kamu menetapkan bahwa harta dagang itu ada zakatnya?”
William Clement Stone (1902-2002), seorang penulis dan pengusaha sukses Amerika Serikat berkata, “Berani berkata tidak. Berani menghadapi kebenaran. Lakukan yang benar karena benar. Ini adalah kunci ajaib menjalani hidup dengan integritas.” Integritaslah yang kemudian menjadi jalan kesuksesan dari seorang William Clement Stone hingga beliau menyumbangkan tidak kurang dari 275 Juta dollar Amerika bagi kemanusiaan.
Dalam konteks kebangsaan kita, integritas adalah hal vital yang telah lama terlupakan atau mungkin dilupakan oleh para politisi, termasuk di dalamnya adalah para pemimpin mulai dari tingkat daerah sampai pusat, maka kini kita telah saksikan bersama realitas bangsa ini; korupsi yang merajalela, abuse of power (penyalahgunaan wewenang), inefisiensi birokrasi ditambah dengan sangat rapuh dan diskriminatifnya penegakan hukum.
Padahal, Kemajuan atau kemunduran suatu bangsa banyak ditentukan oleh seberapa besar integritas yang dimiliki oleh para pemimpinnya. Jika suatu negara dipimpin oleh pemimpin dengan integritas yang rendah, maka dengan mudahnya pemimpin tersebut akan melakukan penyelewengan kekuasaan demi kepentingan pribadi dan atau kelompoknya.
Nuzulul Quran atau hari dimana diturunkan Alquran adalah rahmat yang besar bagi umat Islam. Mayoritas umat Islam Indonesia menyakini bahwa nuzulul quran jatuh pada tanggal 17 Ramadhan. Tapi, benarkah itu?
Ayat Alquran Terkait Peristiwa Nuzulul Quran
"Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)." (QS. Al-Baqarah:185)
"Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan." (QS. Ad-Dukhan : 4)
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan (lailatul qadar)" (QS. Al-Qadr : 1)
ketiga ayat diatas menjelaskan tentang diturunkannya Alquran tapi tidak detil disampaikan kapan dan dengan cara seperti apa Alquran di turunkan. Berikut adalah beberapa pendapat ulama terkait hal tersebut.
Dalam QS Al Baqarah ayat 183 Allah SWT Berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah:183)
Allah Ta’ala menjabarkan tentang segala yang Dia karuniakan kepada hamba-hamba-Nya dengan cara mewajibkan atas mereka berpuasa sebagaimana Allah telah mewajibkan puasa itu atas umat-umat terdahulu, karena puasa itu termasuk di antara syariat dan perintah yang mengandung kemaslahatan bagi makhluk di setiap zaman, berpuasa juga menambah semangat bagi umat ini yaitu dengan berlomba-lomba dengan umat lain dalam menyempurnakan amal perbuatan dan bersegera menuju kepada kebiasaan-kebiasaan yang baik, dan puasa itu juga bukanlah suatu perkara sulit karena umat-umat terdahulu pun pernah melaksanakannya.
Kemudian Allah Ta’ala menyebutkan hikmah disyariatkannya puasa seraya berfirman "Agar kamu bertakwa," karena sesungguhnya puasa itu merupakan salah satu faktor penyebab ketakwaan, karena berpuasa adalah merealisasikan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Dan di antara gambaran yang meliputi ketakwaan dalam puasa itu adalah bahwa orang yang berpuasa akan meninggalkan apa yang diharamkan oleh Allah seperti makan, minum, melakukan jima' dan semacamnya yang sangat diinginkan oleh nafsunya dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah seraya mengharapkan pahala dalam meninggalkan hal-hal tersebut, inilah hal yang merupakan ketakwaan.
Ramadhan adalah bulan mulia yang penuh keberkahan, dan agar maksimal mendapatkan kebaikan-kebaikan tersebut ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dan persiapkan. Berikut ini adalah tips-tips sederhana agar ramadhan kita sukses:
Persiapan yang matang
Dalam sebuah riwayat disampaikan bahwa para sahabat selalu menyiapkan diri ketika memasuki bulan-bulan yang mendekati ramadhan, bahkan Ali bin Abi Thalib menyiapkan diri semenjak 6 bulan sebelum ramadhan. Persiapan-persiapan tersebut dapat dikelompokkan dalam beberapa bentuk:
Yang paling unik dari kuliner khas Banten adalah bentuk penyajiannya dalam bentuk sate, selain sate bebek yang menjadi andalan kuliner Banten ada pula yang lain yaitu sate bandeng. Satu bandeng bisa juga disantap sebagai makanan berbuka.
Karena saya berasal dari Banten saya ingin share dengan teman-teman semua resep dan cara pembuatan sate bandeng, berikut resep dan cara pembuatan sate Bandeng:

Beberapa tahun Belakangan obat herbal menjadi pengobatan alternatif yang diminati banyak masyarakat. Selain karena obat herbal dipercaya memberi kesembuhan yang lebih laten dan tidak menimbulkan efek samping, alas an-alasan emosional bahwa beberapa obat herbal kerap digunakan Rasulullah SAW untuk menjaga kesehatan membuat masyarakat semakin gandrung menggunakan obat herbal.
Salah satu obat herbal yang menjadi primadona adalah madu. Dalam banyak literatur madu memiliki banyak khasiat. Namun kini dengan semakin banyaknya permintaan madu, membuat beberapa oknum produsen melakukan kecurangan seperti mencampur madu dengan bahan-bahan lain.
Oleh: Salman, S.H.I, MA*
Salah satu dari 24 fatwa yang dilahirkan dari Ijtima’ Majelis Ulama Indonesia di Padang Panjang Sumatera Barat, 24-26 Januari 2009 yang lalu adalah tentang haramnya Golput. Sesungguhnya, Majelis Ulama tidak menggunakan istilah golput (golongan putih) untuk mengidentifikasi objek fatwa ini. Majelis Ulama menegaskan hal pokok yang sangat penting yaitu bahwa Pemilu dalam pandangan Islam adalah upaya untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa. Karenanya, tidak ikut dalam pemilu padahal ada calon yang memenuhi syarat adalah tindakan yang bertentangan dengan nilai Islam dan hukumnya “haram.” Artinya setiap individu Muslim wajib terlibat dalam usaha mendukung dan memperjuangkan agar orang-orang yang menjadi wakil dan pemimpin umat adalah orang-orang yang shalih, adil, amanah, yang memenuhi syarat-syarat kemimpinan dalam Islam.
8 (Delapan) Alasan Fundamental
Untuk memberikan dasar argumentasi yang jelas terhadap wajibnya umat turut berpartisipasi dalam pemilu, berikut ini disajikan delapan alasan mendasar mengenai kewajiban tersebut.